Monitoring dan Evaluasi Program Studi D3 Farmasi Poltekkes BCM Tanah Laut Dilaksanakan untuk Tingkatkan Mutu Akademik
Monitoring dan Evaluasi Prodi D3 Farmasi
BERITA
4/25/20251 min read


Tanah Laut, 21 April 2025 — Politeknik Kesehatan (Poltekkes) BCM Tanah Laut melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap Program Studi Diploma Tiga (D3) Farmasi pada hari Senin, 21 April 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya institusi dalam menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Monev dilaksanakan secara langsung di lingkungan kampus Poltekkes BCM Tanah Laut dengan melibatkan tim penjaminan mutu internal serta seluruh jajaran Program Studi D3 Farmasi, termasuk pimpinan jurusan, dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa.
Direktur Poltekkes BCM Tanah Laut, R. Topan Aditya Rahman, M.Kes., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk refleksi terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. “Monitoring dan evaluasi merupakan sarana strategis untuk mengukur ketercapaian program akademik serta mengidentifikasi ruang-ruang perbaikan ke depan. Hasil dari kegiatan ini akan menjadi landasan dalam perencanaan pengembangan institusi,” ujarnya.
Fokus evaluasi meliputi aspek kurikulum, proses pembelajaran, evaluasi hasil belajar, kinerja dosen, pemanfaatan sarana prasarana, serta kepuasan mahasiswa. Tim Monev juga melakukan telaah terhadap dokumen-dokumen akademik serta melakukan observasi langsung di kelas dan laboratorium.
Ketua Program Studi D3 Farmasi menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari proses penjaminan mutu internal. Beberapa catatan dan rekomendasi dari tim monev akan segera ditindaklanjuti guna memperkuat kualitas lulusan yang adaptif dan kompeten di bidang kefarmasian.
Kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka serta penyerahan laporan sementara dari tim evaluator kepada pimpinan institusi. Dengan pelaksanaan monev ini, Poltekkes BCM Tanah Laut berharap dapat terus meningkatkan daya saing dan kredibilitas institusi di tingkat nasional maupun regional.
